Bimtek AHU: TNDE dan Perkembangannya (siMAYA)

bimtek ahu 06

 

 Kiri: kepala bagian Tata usaha Direktorat Jenderal AHU: Iwan Supriadi

kanan: Hastori Narasumber dari KemenPAN

Bogor - Akhir-akhir ini pembicaraan mengenai siMAYA marak beredar dikalangan kementrian/lembaga/pemerintah daerah. Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) yang dilaksanakan Bagian Tata Usaha Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum yang dilakukan dari tanggal 13-15 September 2013 terungkap siapa sejatinya siMAYA.

 

Dari kegiatan yang berlangsung di hotel The Mirah, Bogor terungkap bahwa siMAYA merupakan aplikasi perkantoran yang dibangun oleh kementerian Kominfo, dan merupakan pengembangan lebih lanjut dari TNDE. Adapun tema yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai pelaksanaan TNDE pada instansi pemerintah khususnya TNDE pada Kemenkumham.

 

Anjuran MenPAN dalam rangka optimalisasi e-government adalah agar seluruh kementerian/ lembaga/pemerintah daerah dapat menggunakan satu aplikasi perkantoran yang terintegrasi (siMAYA). Implementasi siMaya dapat dilakukan dengan menggunakan dua metoda bergantung pada kemampuan dan sumber daya yang ada. Ir. Hastori, MAFIS dari KemenPAN dalam paparannya mengatakan bahwa implementasi siMAYA dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan metode awan (cloud) dan non cloud. Metode awan dipakai jika lembaga tidak memiliki SDM yang berkompeten untuk merawat infrastruktur dan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk instalasi siMAYA. Metode non cloud dapat dipilih jika instansi telah memiliki SDM yang kompeten untuk pemeliharaan infrasturuktur dan aplikasi serta memiliki infrastuktur yang memadai.

 

M. Taufik, narasumber lain dari ANRI memberikan paparan dan arahan mengenai perlunya tata kearsipan yang baik sehingga dapat bersinergi dengan TNDE dalam menghasilkan dokumentasi yang baik dan lengkap.

 

bimtek ahu 07

 

 

Selain itu Hendi Emil, SH., MH. Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian dan Kaswo, S.Sos Kepala Sub Bagian Persuratan TU Kementerian pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenkumham turut pula menjadi narasumber dalam acara tersebut. Jika dikaitkan dengan program aksi kementerian Hukum dan HAM tahun 2013, pelaksanaan TNDE telah masuk dalam tahap evaluasi dan pelaporan (B09). Artinya seluruh unit pusat dan kawil agar segera membuat laporan terkait B09. TNDE Ditjen AHU berdasarkan pemantauan Tim TNDE termasuk yang aktif dan baik dalam pelaksanaannya”, ungkap Hendi Emil.

 

Aplikasi TNDE Kemenkumham telah dipergunakan di tingkat provinsi dan kabupaten seperti pada UPT Imigrasi dan PAS sudah dilakukan seperti masalah pegawai, keuangan, barang milik negara (BMN) dan laporan lainnya. Saat ini TNDE pada Direktorat Jenderal AHU sudah berjalan dengan baik di tataran eselon I dan II, namun di tingkat eselon III dan IV masih dalam proses pengembangan. Bagian Tata Usaha Ditjen AHU, sebagai tulang punggung administrasi sangat berkepentingan dalam proses kelancaran persuratan. Oleh karena itu bimbingan teknis tata naskah dinas elektronik ini dilaksanakan.

 

Secara sepintas, perbedaan mendasar yang terlihat antara siMAYA dengan TNDE adalah dari sisi tampilan dan jumlah pengguna (user). Tetapi pada tujuan penggunaannya adalah sama-sama bertujuan untuk melancarkan aliran administrasi dan persuratan.

 

Seperti dikutip dari laman kominfo.go.id, untuk melakukan implementasi siMAYA Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dapat mengirim surat ke Direktorat e-Government melalui telp (021) 3849366.

 

Kominfo mengharapkan agar siMAYA sudah dapat diimplementasikan disetiap lembaga pemerintah pada tahun 2015. Dibutuhkan waktu dan pelatihan dalam proses transisi dari TNDE ke siMAYA. Agar proses transisi berjalan dengan baik, maka Kementerian Hukum dan HAM, khususnya yang berkenaan dengan ketatausahaan dapat memberikan pelatihan bagi seluruh pegawai mengenai siMAYA sebagai pengembangan dari TNDE.

 

bimtek ahu 01

 

bimtek ahu 02

 

bimtek ahu 03

 

bimtek ahu 05

 

bimtek ahu 04

 

(AHU)

 

 

  • Tetap Optimis
  • Terus Berjuang
  • Jangan Melempem
  • Tidak Koruptor
  • Harus Bebas Korupsi

Promo Buku