Walikota Kendari Peringati Isra' Miraj bersama Narapidana di LAPAS Klas IIA Kendari

E-mail Cetak PDF




2011-07-15 kendari-lapasKendari - Dalam Perayaan Isra’Miraj di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kendari, berbeda dari perayaan - perayaan Isra’Miraj sebelumnya.  Perayaan Isra’Miraj kali ini lebih istimewa karena dihadiri pasangan pejabat penting di Kota Kendari, yaitu Wali Kota Kendari Ir. Asrun dan Wakil Wali Kota Musadar Mappasomba serta Kepala Kantor Wilayah, para Kepala Divisi, pejabat structural di likungan Lapas Klas IIA Kendari dan para warga binaan pemasayarakatan (14/6/2011).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kendari menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga  bisa hadir ditengah-tengah warga binaan pemasayarakatan, peristiwa Isra’Miraj yang kita peringati kali ini sebenarnya menyangkut masalah bagaimana meningkatan kualitas shalat dan ibadah lainnya. Tak hanya warga binaan, tetapi seluruh masayarakat Kota Kendari yang muslim agar lebih mengefektifkan dan mengoptimalkan shalat kita. Sebab shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar,” ungkap Asrun.

    Warga binaan, kata dia, adalah bagian dari warga Kota Kendari yang membutuhkan perhatian. Mereka adalah bagian dari system yang bisa memberikan partisipasinya dalam membangun Kota.

    Dengan Kehadiran Wali Kota, sangat memberikan apresiasi tersendiri bagi warga binaan. Momentum tersebut dapat menjadi ajang untuk membuka kerjasama dengan pihak terkait, ujar Kalapas Klas IIA Kendari Drs. H. Muslim, M. Si dalam sambutannya, “ jika kami diminta untuk turut berpartisipasi dalam kerja Bakhti menciptakan kebersihan dan Keindahan Kota, kami siap, keterlibatan seperti ini juga menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam membangun Kota,” jelas Muslim.

    Tupoksi Lapas, kata dia adalah melakukan pembinaan terhadap para warganya baik aspek mental, spiritual maupun keterampilan hidup agar dapat menjadi lebih baik di masa mendatang. Ia pun mengharapkan agar masyarakat dapat memahami para warga binaan jika berada di tengah-tengah warga sebelum bebas penuh.

    “Warga binaan pemasayarakatan yang mendapat program asimilasi harus mampu berinteraksi dengan masayarakat. Oleh itu, melalui peringatan Isra’ Miraj, dapat merenungi apa yang telah diperbuat masa lalu dan menata kembali kehidupan untuk masa depan yang lebih baik,” imbuhnya. (humas)