Aplikasi LAPOR, Target Kinerja Peningkatan Pelayanan Publik

babel1

Babel - Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Kemenkumham melakukan pembinaan dan simulasi pelaksanaan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat  (LAPOR). Kegiatan yang dimotori oleh Sub Bagian Layanan dan Pertimbangan Hukum Kementerian ini diikuti 25 orang peserta terdiri dari pejabat dan admin aplikasi LAPOR Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah, bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, Jumat (24/8/2018).

Kepala Sub Bagian Layanan dan Pertimbangan Hukum Kementerian, Deswati yang menjadi narasumber pada kegiatan ini menyampaikan bahwa LAPOR merupakan aplikasi media sosial pertama di Indonesia yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah antara pemerintah dengan masyarakat dan merupakan salah satu program nawacita Presiden Republik Indonesia yaitu membuat pemerintahan yang bersih dan tansparan. “Dengan Aplikasi ini pemerintah dengan masyarakat agar dapat berinteraksi dengan prinsip mudah dan terpadu untuk pengawasan pembangunan dan pelayanan publik”. Ungkap Deswati.

Menurutnya, Prinsip aplikasi LAPOR Sebagai sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional (SP4N) harus mudah diakses dan mudah dikelola. Sistem ini terhubung langsung dengan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dan ditindak lanjuti secara digital atau langsung serta terintegritas dengan kanal Existing (tanpa biaya teknis). Setiap laporan dan pengaduan dari masyarakat dapat ditelusuri oleh pemohon, dengan status penanganan terlacak dan masyarakat dapat menilai langsung serta sebagai audit kinerja dari masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Ria Wijayanti dalam sambutannya mewakili Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama mengatakan bahwa penggunaan aplikasi LAPOR merupakan hal mutlak yang harus dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah, sehingga dapat dilakukan pengolahan dan pendistribusian informasi secara efektif dan efisien guna meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. “Pelaksanaan aplikasi LAPOR ini adalah target kinerja dalam rangka peningkatan pelayanan publik pada 8 area Reformasi Birokrasi Kemenkumham Tahun 2018 dan merupakan kerja bersama kita dalam mewujudkan pemerintah yang baik dan transparan” Tuturnya.

Ria berharap kepada para admin LAPOR untuk berhati-hati dan bijak dalam penggunaan media sosial, karena selama ini banyak hoaks atau berita palsu yang disebarkan melalui media sosial. “Bijaklah dalam menggunakan jempol anda, karena jempol anda bisa menentukan hidup anda sebagai ASN” tutup Ria.

Selain melakukan pembinaan dan simulasi pelaksanaan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat  (LAPOR) di aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, Tim Biro Humas, Hukum dan Kerjasama juga melakukan kunjungan langsung ke Lapas Kelas IIB Tanjung Pandan, Belitung. Kunjungan ini guna mengevaluasi kinerja dari aplikasi pengaduan LAPOR yang selama ini sudah berjalan di Lapas Kelas IIB Tanjung Pandan. 

Perlu diketahui, terbitnya Peraturan Presiden No. 76 Tahun 2013 tentang pengelolaan pengaduan pelayanan publik menghadirkan perubahan mendasar terkait mekanisme serta tatacara pengaduan oleh masyarakat. Dalam mengimplementasikan aturan tersebut, Pemerintah melalui Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengembangkan aplikasi LAPOR dimana bertujuan untuk meningkatkankan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik. (Ria, Asep).

babel2

babel3

babel4

Info Kontak

Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Jl. HR. Rasuna Said kav 6-7 Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia-12940

Telp. : 021-5253004

email : .