Ombudsman Gelar Ngopi bareng dan Bedah Buku “Terima Kasih Ombudsman”

 

 

ombudsman ngopi

Jakarta – Lembaga Pengawasan Pelayanan Publik Ombudsman RI, gelar agenda rutin “Ngopi Bareng Ombudsman” beserta awak media guna membahas isu-isu terkait aduan pelayanan publik yang dirangkai dengan kegiatan bedah buku berjudul “Terima Kasih Ombudsman” di lobby Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan (15/08/2019).

Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai saat membuka kegiatan mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya Ombudsman dekat dengan masyarakat melalui pemberian informasi ter-update terkait kasus-kasus yang sedang ditangani. “Khusus di Bulan Agustus, dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia, maka acara Ngopi Bareng dibarengi dengan kegiatan bedah buku hasil kompilasi terkait surat ucapan terima kasih para pelapor layanan publik yang datang mengadu kepada kami (Ombudsman-red) dan terselesaikan masalahnya.” Ucap Rifa’i.

Pada giat tersebut, Ketua Ombudsman RI didampingi 4 anggota Ombudsman lainnya, yaitu Alvin Lie, M.Si. (Bidang Perhubungan dan Infrastruktur), Prof. Adrianus Meliala (Bidang Peradilan dan HAM), Ahmad Alamsyah Saragih (Bidang Pemeriksaan Khusus), dan Dr. Ninik Rahayu (Bidang Hukum dan Peradilan) menjawab sejumlah isu diantaranya terkait aduan terhadap SOP tahanan KPK yang tidak menggunakan protap dari Ditjen Pemasyarakatan (Kemenkumham-red), Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terhadap Kemenkeu yang belum membayar sejumlah kewajiban hasil dari putusan pengadilan, temuan pelanggaran terkait produk kosmetik, kebijakan impor bawang putih yang tidak transparan, maladministrasi rekruitmen CPNS penyandang disabilitas yang tidak diselesaikan secara sistemik, serta kontroversi pembatasan IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang sedang disiapkan rancangan peraturannya oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kemenkominfo.

Prof. Adrianus Meliala yang menjadi pembicara pada Bedah Buku mengatakan, tujuan diterbitkannya buku “Terima Kasih Ombudsman” adalah sebagai penghargaan terdalam Ombudsman kepada masyarakat khususnya para pelapor yang telah mempercayai Ombudsman menyampaikan keluhan permasalahan mereka. “Buku ini juga diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tugas, fungsi, dan wewenang Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik”, Ucap Adrianus.

Sementara itu, Duta Baca Indonesia-Najwa Shihab mengatakan bahwa Ombudsman adalah anak kandung reformasi, yang lahir setelah masa orde baru tumbang. Ombudsman bertugas mengurus keluhan-keluhan rakyat terkait layanan publik sebagai ciri dari sebuah negara demokratis. “Agar berdampak, Ombudsman perlu memberikan rekomendasi spesifik terhadap kasus-kasus besar yang terjadi, berdasarkan data dan fakta yang dikumpulkan,” pungkas Najwa Shihab.

Pentingnya peran Ombudsman sebagai badan pengawas layanan publik menjadi sorotan tersendiri bagi Menteri PPN/Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro. Menurutnya, Ombudsman perlu menyeimbangkan tentang apa yang dilaporkan dengan kondisi yang terjadi di lapangan, “Proses yang terkadang dilupakan adalah evaluasi, di sana bisa dilihat konsistensi. Evaluasi dilakukan oleh banyak pihak, salah satunya adalah Ombudsman. Ombudsman adalah pihak yang penting untuk melakukan pengawasan bagi pemerintah," Jelas Bambang.

Ngopi Bareng Ombudsman dan Bedah buku ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Duta Baca Indonesia-Najwa Shihab, dan Prof. Adrianus Meliala.  Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pustakawan dari kementerian dan lembaga di Jakarta, para awak media, para penyandang disabilitas, serta masyarakat umum. (Dhestari).

obudsman ngopi2

ombudsman ngopi3

Info Kontak

Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Jl. HR. Rasuna Said kav 6-7 Kuningan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia-12940

Telp. : 021-5253004

email : .